FORSGI Kaltim Zona Utara di Kutim Cetak Bibit Unggul, Siapkan Tim Menuju Piala Menpora

Kutai Timur — Stadion Kudungga, Kabupaten Kutai Timur, menjadi pusat pembinaan dan seleksi atlet sepak bola usia dini dalam ajang FORSGI Kalimantan Timur Zona Utara 2026 yang digelar pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan ratusan atlet muda dari berbagai daerah untuk mengikuti proses pembinaan sekaligus seleksi menuju pembentukan tim Kalimantan Timur yang akan berlaga di Piala Menpora.

Ajang yang diselenggarakan Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaring talenta muda berbakat sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas dan karakter kepada para peserta sejak usia dini.

Ketua FORSGI Kutai Timur, H. Siswahyudi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter atlet.

“Event ini merupakan bagian dari pembinaan karakter, sportivitas, serta seleksi pemain terbaik yang akan dipersiapkan menuju Piala Menpora,” jelas H. Siswahyudi.

Ketua Panitia, Mimbar Cahyo S, mengatakan FORSGI Kaltim Zona Utara 2026 diikuti delapan tim pada kategori usia U-10 dan U-12. Para peserta berasal dari Kutai Timur sebagai tuan rumah, serta daerah lain seperti Berau, Bontang, dan Samarinda. Secara keseluruhan, sebanyak 109 atlet ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Persaingan berlangsung ketat di kedua kategori. Pada kelompok usia U-10, Samarinda berhasil meraih gelar juara pertama, sementara Kutai Timur menempati posisi kedua. Dominasi Samarinda kembali terlihat pada kategori U-12 dengan meraih juara pertama, sedangkan Kutai Timur kembali menjadi runner-up.

Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan penghargaan individu kepada pemain yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen. Pada kategori U-10, Alfan Alfarisi dinobatkan sebagai Best Player dan Jihad menjadi Top Score. Sementara itu, pada kategori U-12, penghargaan Best Player diraih Jesver Eric Gunari dan Top Score diraih Rasyid Akbar Alghali.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus FORSGI Provinsi Kalimantan Timur, di antaranya Ketua H. Massrani, Wakil Ketua H. Agus Buchari, Sekretaris Muhammad Rofi’ Saputro, serta Bidang Pembinaan Prestasi Ali Zaini dan Arga Gali Saputra.

Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan juga hadir dalam kegiatan itu, antara lain Wakil Ketua DPW LDII Kalimantan Timur H. Imam Sujono Lutfi, Sekretaris DPW LDII Kalimantan Timur H. Wildan Taufik, Ketua Dewan Pembina Senkom Kabupaten Kutai Timur H. Muflihun, Ketua DPD LDII Kutai Timur Theo Okta Wirawan, Ketua Senkom Kutai Timur M. Haruna, serta Ketua Persinas ASAD Kutai Timur H. Khoirul Arifin.

Ketua DPD LDII Kutai Timur Theo Okta Wirawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, FORSGI menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter.

“Kegiatan ini sangat baik sebagai wadah pembinaan generasi muda, tidak hanya membentuk kemampuan olahraga, tetapi juga karakter, kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Usai seluruh rangkaian pertandingan dan penyerahan penghargaan, kegiatan ditutup dengan laga persahabatan atau fun football yang melibatkan pengurus dan pelatih FORSGI dari Kutai Timur, Bontang, Berau, dan Samarinda. Suasana penuh keakraban mewarnai penutupan kegiatan yang sekaligus menjadi momentum memperkuat silaturahim dan kolaborasi antarwilayah dalam membina atlet sepak bola muda di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top