
SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Kalimantan Timur memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 909 ekor sapi dan 305 ekor kambing yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Timur, Rabu (27/5/2026).
Penyembelihan hewan kurban tersebut dilaksanakan di 112 titik masjid yang juga menjadi lokasi pelaksanaan salat ied di seluruh Kalimantan Timur. Jika ditotal secara keseluruhan, nilai hewan kurban yang dihimpun warga LDII Kaltim mencapai sekitar Rp22,2 miliar.
Ketua DPW LDII Kalimantan Timur, Krishna Purnawan Candra didampingi Sekretaris DPW LDII Kaltim, Wildan Taufik menyampaikan bahwa momentum Hari Raya Iduladha menjadi sarana meningkatkan kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.
Hal tersebut disampaikan keduanya dari Masjid Al Aziziah Samarinda usai pelaksanaan salat ied.
“Iduladha bukan hanya sekadar ibadah ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat ketakwaan, keikhlasan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Prof Candra.
Ia mengajak seluruh warga LDII dan masyarakat Kalimantan Timur untuk menyemarakkan Hari Raya Iduladha dengan penuh rasa syukur, menjaga kerukunan, serta meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, distribusi daging kurban diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Kaltim Wildan Taufik mengatakan pelaksanaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban di seluruh titik berjalan lancar dengan melibatkan panitia dan warga secara gotong royong.
“Semangat kebersamaan dan kekompakan warga terlihat dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Mulai dari persiapan salat ied hingga distribusi daging kurban dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.
DPW LDII Kaltim berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini semakin mempererat hubungan sosial antarwarga serta menjadi wujud kontribusi nyata LDII dalam membangun nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat Kalimantan Timur. (lines/kaltim)

